sekilas-tentangku

100_1653_副本

Terlahir dengan nama Khusnul Kharisma disebuah desa sederhana di Kecamatan Unter Iwis yang merupakan salah satu bagian dari pulau 7 matahari yang tak lain adalah pulau Sumbawa Besar pada tanggal 14 agustus 1994. Nama tersebut adalah pemberian dari almarhum kakek saya, tetapi nama itu tak bertahan lama. Ketika saya menderita penyakit asam lambung dan asma yang tidak berhenti maka nama sayapun diganti menjadi SITI KHUSNUL KHOTIMAH. Masyarakat di desa saya masih mempunyai kepercayaan yang kental terhadap nenek moyangnya, adatpun masih sangat kental disana, sehingga masyarakat disana percaya ketika nama seorang anak diganti maka penyakit tersebut akan hilang dengan segera. Tetapi pada kenyataannya penyakit saya tak kunjung sembuh. Saya masih menderita penyakit tersebut sampai usia saya beranjak 14 tahun . Akibat dari penyakit tersebut saya tidak dapat menikmati masa anak-anak saya dengan gembira. Bahkan saya terpaksa keluar di hari pertama saya di Taman kanak-kanak karena penyakit saya kambuh lagi hingga akhirnya kedua orang tua saya memutuskan untuk tidak mamasukkan saya ditaman kanak-kanak. Masa kecil saya sebagian besar dihabiskan dirumah sakit, bahkan mungkin dapat dikatakan bahwa rumah sakit itu adalah rumah kedua bagi kehidupan saya saat itu. Kedua orang tua saya adalah orang tua yang paling hebat, mereka tidak henti-hentinya berusaha untuk menyembuhkan penyakit saya, tanpa kenal lelah mereka terus menjaga san merawat saya siang dan malam. :* :*
Saya hidup dalam lingkungan keluarga yang sederhana, saya merupakan anak pertama dari dua bersaudara, saya mempunyai seorang adik laki-laki yang terpaut lima tahun dengan saya bernama MUHAMMAD IKHSANUL JIHAD. Dididik oleh seorang ayah bernama ISMAIL .JM yang merupakan seorang pejabat daerah orang yang sangat sibuk dan seorang ibu bernama SRI KAMARYATUN yang merupakan aktivis dalam berbagai kegiatan, juga merangkap sebagai kepala yayasan sebuah PAUD dan sekaligus bekerja sebagai staf dikantor desa, itulah yang membuat saya tumbuh menjadi anak yang mandiri,orang tua saya selalu mengajarkan pentingnya hidup mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain. :B
Kehidupan saya, saya jalani sebaik mungkin, karena saya tidak ingin mengecewakan kedua orang tua saya, saya ingin membuat mereka bangga kepada saya, hingga ketika saya menginjak sekolah dasar sampai saya menyelesaikan Sekolah Menengah Pertama saya selalu menduduki peringkat pertama . Saya menyelesaikan Sekolah Dasar saya di SDN KEREKEH, kemudian Sekolah Menengah Pertama saya di SMP NEGERI 2 UNTER IWES. Disini saya mempunyai banyak sekali pengalaman hidup yang berharga. Di smp saya aktif mengikuti semua kegiatan baik ekstrakurikuler maupun intrakurikuler. Saya ingin menikmati kehidupan yang semenjak saya kecil tidk pernah saya dapatkan. Sehingga saya memberanikan diri saya mengikuti ekstrakurikuler PMR yang sangat bertentangan dengan orang tua saya mengingat penyakit yang masih saya miliki sangat rentan untuk kambuh lagi,tetapi saya tidak ingin kalah dengan penyaikt tersenut jadi saya tetap nekat untuk mengikuti organisasi tersebut. Di organisasi tersebut kami dilatih untuk hidup lebih mandiri dan dapat berguna bagi orang lain, sehingga saya bercita-cita untuk menjadi seorang yang ahli di kesehatan agar dapat membantu orang lain. Percaya atau tidak penyakit saya sembuh seiring saya mengikuti organisasi ini. Masa-masa SMP adalah masa yang paling mengasyikkan, sehingga ketika perpisahan datang kami sangat sedih untuk berpisah.😥😥
Saya menyelesaikan Sekolah Menengah Atas saya di SMAN 1 SUMBAWA BESAR, :D  sebuah sekolah favorit nomor satu di Sumbawa. Untuk dapat masuk ke sekolah ini kami harus melewati serangkaian tes dan bersaing dengan 6000 lebih siswa-siswi SMP yang lain. Dan puji Syukur saya dapat masuk ke sekolah tersebut dengan usaha dan kera keras saya, bukan dengan sogokan atau jalur lain. Benar kata orang bahwa SMA adalah masa-masa paling indah selama kita mengayam bangku pendidikan, disini kita bertemu dengan beratus anak yang memiliki bakat, kemampuan dan kepribadian yang berbeda dan unik. Disinilah saya belajar banyak hal mengenai persahabatan yang sebenarnya, permusuhan, cinta, pengorbanan, bahkan penghianatan. Pokoknya asem manis deh😀 Semua hal yang saya dapat di SMA tersebut merupakan bekal yang sangat berguna untuk kehidupan saya mendatang. Dan ketika kami lulus dari sekolah tersebut berat hati kami untuk berpisah dengan semua orang dilingkungan SMA 1 sumbawa, tetapi kami yakin suatu saat nanti kami akan kembali kesekolah untuk membawa kesuksesan sehingga semua guru bangga pernah mengajari kami. Kata orang kalau hidup di sma akan kurang rasanya kalau kita tidak merasakan cinta tapi percaya atau tidak bahwa seumur hidup saya saya tidak pernah pacaran, mungkin jatuh cinta pernah tapi saya tidak mau membawa hubungan saya lebih jauh lagi bahkan sampai detik inipun belum. Saya ingin fokus dulu dengan sekolah saya agar saya bisa sukses dan membahagiakan orangtua saya. Banyak teman-teman saya yang tidak dapat melanjutkan sekolahnya akibat telah jatuh ke pergaulan bebas. Dan saya harap saya tidak melakukan hal serupa.🙂
Ketika beranjak ke Perguruan Tinggi, Profesi keguruan sebenarnya bukanlah keinginan saya pertama kalinya, saya masih kukuh untuk tetap masuk ke bidang kesehatan karena itu merupakan cita-cita saya dari SMP. Akan tetapi mengingat latar belakang keluarga saya yang sebagian besar adalah seorang guru dan keinginan orang tua saya, maka sayapun mencoba mempertimbangkan untuk mengambil profesi keguruan tetapi twetap mencoba mendaftar dikesehatan juga. Mungkin memang takdir saya menjadi guru (aminnnn ) sayapun lulus di SNMPTN PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI DI FKIP UNIVERSITAS MATARAM. Disini saya mendapatkan pengalaman baru, sahabat serta teman-teman yang unik-unik. Mereka sangat menghargai kami yang berbeda daerah dengan mereka, mereka menyambut kami dengan tangan terbuka dan saya sangat senang akan hal itu.😀
Dan sekarang saya ingin fokus untuk menjadi guru, bukan karena paksaan orang tua, melainkan karena dorongan pribadi yang ingin mencerdaskan putra-putri di negeri Indonesia ini. Karena guru merupakan pondasi paling penting dalam suatu bangsa karena merekalah yang akan mendidik putraputri bangsa agar bisa membangun negeri ini untuk lebih maju dan sejahtera. Tidak peduli apa kata orang saya akan tetap berusaha untuk menjadi yang terbaik sesuai dengan semboyan hidup saya “ Teruslah Mencoba Segala Kemungkinan Sampai Semuanya Menjadi Benar-benar Tidak Mungkin dan Saya Sendiri Tidak tau Apa Itu Mungkin,Sehingga Semuanya Menjadi Mungkin 
Tetapp semangattt dalam menjalani hari 
Ganbatte, Hwaitingggg😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s